Cerita epos lainnya adalah Mahabharata.Ramayana terdapat pula dalam khazanah sastra Jawa dalam bentuk kakawin Ramayana, dan gubahan-gubahannya dalam bahasa Jawa Baru yang tidak semua berdasarkan kakawin ini.Dalam bahasa Melayu didapati pula Hikayat Seri Rama yang isinya berbeda dengan kakawin Ramayana dalam bahasa Jawa kuna. 1. Ringkasan Cerita
Tokoh ing cerita basa jawa bagong yaiku jeneng salah siji tokoh punakawan njero kisah pawayangan sing ana neng Jawa tengah lan Jawa Timur. Tokoh iki dikisahke dadi anak wuragil saka Semar. Njero pawayangan Sunda uga ana tokoh panakawan sing identik karo Bagong, yaiku Cepot utawa Astrajingga.
Cerita ini mempunyai banyak versi, dan telah menyebar di beberapa tempat di Nusantara, termasuk di antaranya Jawa, Bali, Kalimantan, Malaysia, Thailand, Kamboja, Myanmar dan Filipina. Cerita dalam penampilan wayang tidak menutup kemungkinan untuk menampilkan kisah-kisah lain di luar cerita-cerita klasik.
Wayang punakawan rintisan Sunan Kalija digubah sekitar tahun 1443 Masehi. Wali Songo juga terlibat dalam penciptaan gamelannya sendiri. Cerita dalam lakon pewayangan ini terdiri dari 4 tokoh, yaitu Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong. Karakter ini digambarkan sebagai perwujudan dari sifat dan budi pekerti manusia.
Tokoh-tokoh dalam cerita wayang Mahabarata lakon “Karna Tandhing” saling berhubungan dan bervariasi latar belakang sosialnya. Cerita dalam lakon wayang akan menjadi menarik dengan pengungkapan berbagai konflik yang dialami antartokoh wayang. Perjalanan tokoh diceritakan melalui latar, alur, sudut pandang dan gaya bahasanya.
A2p1.
cerita wayang bagong dalam bahasa jawa